Mengatasi Rintangan dengan Ajaran Lam-rim Lingkup Awal

Pengantar

Besok adalah hari raya umat Buddha yang dikenal sebagai Lhabab Duchen dalam bahasa Tibet, atau Turun dari Surga Tiga Puluh Tiga dalam bahasa Indonesia. Cara terbaik untuk merayakan hari istimewa ini adalah dengan mendengarkan ajaran Buddha tentang empat kebenaran mulia, ajaran pertama yang diberikan oleh Buddha setelah tercerahkan. Tapi, secara khusus, saya ingin berbicara lebih banyak tentang apa yang selalu dibicarakan oleh Yang Mulia Dalai Lama dengan penuh perhatian, kasih, dan welas asih - jalan yang perlu kita ikuti, dengan dorongan bodhicita, untuk memperbaiki bukan hanya keadaan kita sendiri tapi juga keadaan seluruh dunia saat ini. Saya ingin membahas hal ini dalam kerangka tiga lingkup bertahap lam-rim dan bagaimana upaya-upaya yang disediakannya membantu kita mengatasi rintangan yang menghalangi kita untuk memperbaiki keduanya.

Seperti yang dikatakan Yang Mulia, cita bodhicita sangatlah penting. Sekalipun kita tidak memiliki bodhicita dalam cara yang kuat dan nyata di dalam diri kita, ingatlah bahwa setidaknya kita semua memiliki daya untuk itu di dalam diri kita. Jadi, ketika kita bangun setiap pagi, kita harus segera mencoba mengingat bodhicita. Welas asih, khususnya seperti yang dibahas dalam naskah-naskah Madhyamaka, sangat penting di awal, tengah, dan akhir jalan. Setiap pagi, ingatlah akan pentingnya welas asih. Hal ini membantu untuk menyiapkan hari yang akan datang.

Top